NEWs - antara : SEMARAK HUT RI...Govinda (Si Gembala) Jaya...Jaya...
Ada yang menarik dari lomba 17-an atau lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI. Permaian yang yang namanya Si Gembala. Permaian ini bisa dibilang sebagai permainan alam, karena untuk memainkannya membutuhkan areal yang cukup representatif. Cara memainkannya cukup mudah. Peserta hanya diminta untuk melewati areal yang sudah ditentukan dengan selamat. Pasalnya dalam areal tersebut telah dipasang jebakan yang berupa lubang ditanah (yang ditutupi) yang cukup dalam. Tapi, yang jadi masalah masing-masing peserta harus membawa seekor kambing dalam perjalannya. Nah inilah yang membuat permainan ini dinamakan Permaian Si Gembala. Agar permainan lebih meriah, penonton dapat memandu sorak dengan meneriakan Govinda jaya...jaya. Yah, meskipun yang digembalakan adalah seekor kambing. Kenapa?
Bayangkan saja, jika pesertanya terperosok dan kambingnya lepas. Jadinya setelah keluar lubang malah kejar-kajaran sama kambing. Karena, kambingnya harus bisa sampai tujuan dengan selamat. Atau bisa juga ada kejadian peserta sama kambingnya sama-sama terperosok masuk lubang. Jadi satu jamaah deh nyungsep kelubang ama kambing. Belum lagi kalau justru kambingnya yang nyelonong masuk lubang. Jadinya malah rescue-rescue-an nolongin kambing dari lubang. Ingat, kambing harus selamat sampai tujuan. Ketahuan deh, mengapa gak bawa sapi dalam permainan ini.
Jika mau lebih menarik lagi rutenya bolak-balik. Jadi bisa dilihat, Adakah makhluk yang terperosok dilubang yang sama?
Mau dibikin alur cerita? Boleh juga. Ada dua alur cerita yang bisa dibikin. Yang pertama peserta punya tugas untuk menjemput kambing yang sedang merumput untuk dibawa pulang kekandang. Yang kedua, mengembalakan kambing dari kandang untuk dikasih makan rumput di hutan, setelah dapat makan kambingnya dibawa kekandang lagi.
Nah, bagi yang juara bisa diberi gelar Si Gembala tahun ini. Mudah bukan cara memainkannya?
Ayo teriakkan Govinda jaya...jaya
Govinda jaya...
Hidup RI...!!!
By : Pangeran Pancasari
By : Pangeran Pancasari
Komentar
Posting Komentar